Senin, 20 Februari 2012

Kata-Kata Inspiratif



Oleh Sakadang Kuya · 25 Agustus 2011

Berbuat salah kepada orang lain ibarat kau menancapkan paku kepada sebuah kayu.  & minta maaf berarti kau mencabut paku tersebut, memng dimaafkan tapi lihat kayu itu pasti berbekas, semkin banyak kau berbuat salah & meminta maaf semakin banyak pula lubang paku itu . .
"tidak menyakiti orang lain lebih baik dari pada meminta maaf"

Menyesal
oleh Sakadang Kuya pada 26 Agustus 2011 pukul 0:51 ·

Menyesal bukan hal yang hina. Jika dibarengi pertaubatan yang serius.Tidak sekedar  janji tuk tidak mengulangi,
karena dengan du2k terdiam pun anda akan menysal,

Menyesal karena Ikhtiar yang gagal lebih baik dari pada meyesal karena diam.
Iktiar adalah perencanaan kesuksesan & diam adalah perencanaan kegagalan.
Mangga !!

Memilih
oleh Sakadang Kuya pada 26 Agustus 2011 pukul 10:15 ·

Yang enak belum tentu yang terbaik. .yang kita rasakan belum tentu yang tuhan harapkan. . ,

Papun pilihan anda berdoalah. . .'ijak perkara ini baik bagiku dan agmku maka brkn keberkahan dan kemudahan mendapatkanya.
Tapi  jika sebaliknya  jauhkanlah dariku dan gantilah dengan yang  terbaik. . 'amin. .
'. Istqhoroh. '

Gugah. . .
oleh Sakadang Kuya pada 26 Agustus 2011 pukul 20:12 ·

Bukankah air yang diam lebih cepat busuk?
Kunci tak dipakai lebih cepat bersert?
& mesin tak dipakai lebih cepat berkarat? Lalu mengapa masih kau diamkan dirimu  tidak melangkah. . .

Resapi fungsi organ anda. .
apa guna kaki bila tak melangkah dan apalah guna mata jika tak menatap masa depan. . . 

Ngobrol
oleh Sakadang Kuya pada 28 Agustus 2011 pukul 13:15 ·

Berlapang-lapanglah kalian didalam majlis maka allah akan melapangkanmu. . .
Jika kalian duduk bertiga maka kamu  berdua janganlah berbisik-bisik karena yang lainnya  akan tersakiti, dan jagalah dirimu dari berbicara yang keluar alur bahasn karena kamu akan dicemoohkan. . ... (Kitab pnduan Khutbatul Ars'y) 
Top of Form

Mobil
oleh Sakadang Kuya pada 4 September 2011 pukul 3:10 ·

Aku Istighfar dalam batin dengan kejadian ini.
Fasiiltas  telah aku  beri asal ada yang mau mengambil disuatu daerah. .. .
Mobil dan kuncinya pun telah aku berikan.
Tapi sampai  acara hampir dimulai dia msh kebingungn. . .
"dalam htinya berbisik, saya tidak bisa mengendarainya"
Apa hikmah yg dapat dambil darinya?
Aku tau kamu tau…. Jangan kau ucap LAKUKAN SAJA!!!!

Sedikit
oleh Sakadang Kuya pada 4 September 2011 pukul 3:46 ·

Dia lakukan apa yang baru saya pikirkan,
Sedikit beda dengan saya.
Tapi saat gagal dia lebih berarti dari saya. . .
Dia melakukan gagal tapi saya memikirkan kegagalan yang belum tentu terjadi.
Hasilnya pun akan beda,
Bagaimana menurut anda????

4 September 2011 pukul 4:12 · Suka

Sakadang Kuya Sdikit bedax mungkin tp mimpi indhmu akn brntakan oleh jeritan seekor nyamuk dtlingamu.
4 September 2011 pukul 4:18 · Suka

Nia Mar'atusholiha g apa,,kn ada 3 rOda,,
sP  tkUut,,
4 September 2011 pukul 4:24 · Suka

Sakadang Kuya  Dsni ltaknya sdikt perbdaan it. .saat org mewjudkn mmv indhx, Tp dia mlh mencri altrnatif untk dpt menymbng mmvx atw bhkn truz bermmv.
4 September 2011 pukul 4:35 · Suka


Gelap
oleh Sakadang Kuya pada 7 September 2011 pukul 22:20 ·

Daripada mengutuki kegelapan lebih baik ambil lilin lalu nyalakan.
Jika anda tinggal di dunia kecil mk hiasi dunia itu,
Jika anda tak mampu menjadi jalan raya  jadilah  jalan setapak menuju mata air yang dijadikan langkah orang kehausan.  . .
Kelamahan adalah kkuatan.
Go bisaa.,
(Transtv, jika aku menjadi)

Pendidik
oleh Sakadang Kuya pada 9 September 2011 pukul 16:36 ·

"ORANG BESAR ADALAH YG MAU MENGAJAR" (Kyaiku)
Ekspresikan dirimu seperti yang kau mau & raih semua mimpimu. Tapi apapun propesimu&siapapun dirimu. . . jadilah pendidik walaupn untuk seorang murid.
#orang hebat adalah yang bisa menjadikn orang lain menjadi  hebat. (logikabayi.seph)


Rayuan Pecundang

Aku atau Kamu

Aku takut orang menghindariku, menghinaku dan menyepelekanku jika aku menjadai diriku sendiri,

Aku takut dunia akan melemparkanku ke jurang kesepian jika aku berusaha untuk menjadi apa adanya diriku….. Aku sangat takut jika aku diasingkan…..makanya aku lebih memilih hidup seperti kebanyakan orang di sekelilingku….. bergelut dalam dunia yang standar. Mengais rejeki, sesuap nasi dan esok mencari lagi…
Tak perlulah bermimpi tinggi-tinggi karena hanya orang yang tidak waras yang mempunyai itu…..percuma dunia tidak akan pernah mengerti

Dalam kegalaunku menghadapi hidup ini ku berteriak sejadinya:
Simple aja lah hadapi dunia ini, nikmati kehidupan standar, penghasilan standar, nasib standar….. Siapa tau besok pasang togel bisa meledak dapat milyaran. Siapa tau……… Mendingan nonton sinetron sambil tiduran, nikmat………
kini aku sudah tak lagi mengenal siapa diriku.... yang ku dapati hanya seorang pecundang yang tak pernah menerima tantangan yang sebenarnya ia berkompeten untuk menaklukannya... tak ku temukan kecuali hanyalah seekor ikan kecil yang hanya memanfatkan ikan hiu untuk berenang mengalahkan derasnya arus air.

siapa diriku......siapa yang bisa mengenalkannku kepadanya????  apakah aku hanya seorang pengemudi yang terlalu jauh menatap ke depan tapi aku mengabaikan kendaraan  terdekat didepanku yang ternyata mengerem mendadak. jangan berpikir aku orang bodoh yang tak mengerti apa-apa sepertimu.... yang selalu mengharapkan semua datang padamu tanpa usaha, yang hanya menunggu togel tuhan selalu berpihak kepadamu dan mengutukinya saat ternyata keburukan yang di dapati. ... sekali lagi tak kudapati hanya seorang hamba tuhan tak bermateri yang tak tau diri.

Siapa diriku.....????aku sudah tak mengenalmu lagi, seorang yang gampang mengeluh....mengaduh tapi sebenarnya kau mampu. untung saja akidah tak kau gadaikan untuk menyambung kehidupan yang semakin mengeruh. Wisata tentang diriku yang semakin jauh membawaku dalam lautan yang semakin dalam padahal aku mengerti sekali semakin dalam tenaga air semakin tingggi, lagi-lagi aku aku tak tau diri karena selalu ku tak menyadari dan menghiraukan apa yang sedang terjadi.

kehidupan apa ini, apa yang sedang ku jalani, tidak akan pernah ada yang tahu karena diriku semakin tidak mengusai diri untuk mengeruk kekayaan duniawi. kemewahan & kenikamatan menjadi hiasan angan-angan terwujud tak pernah ku syukuri. tolong  bangunkan aku hingga ku dapati orang yang tak tau diri itu kini telah berdiri........ aku kini dipelupuk mataku yang pertama ku lihat dalam akhir mimpiku.

Senin, 13 Februari 2012

Kata Inspirasi

Be Negative
oleh Sakadang Kuya pada 14 Maret 2010 pukul 1:54 ·

Berdiamlah!!!
acuhkan semua kesempatan, hindarkan diri anda dari segala peluang, biarkan orang lain membuktiakan kemampuannya bahkan merebut ide dan kesuksesan anda, jika yang anda inginkan hanyalah keterpurukan dan kesengsaraan yang menjadi upah anda setiap hari.

Melamunlah !!!
Bayangkan semua keinginan anda, tersenyumlah saat menghayalkannya lindungi dan tutupilah ketidak mampuan anda baca dan renungkan konsep kehidupan yang telah anda desain. Jamgan anda lakukan teruslah bermimpi karena suatu saat mimpi anda akan dicapai oleh orang lain dan anda dibiarkan menggigit jari.

Irilah terhadap sesama !!!
Timbulkan rasa iri dalam diri anda dan pupuklah sehingga melekat.
" SETETES MENJADI DARAH SEKUAH MENJADI DARAH "
Mengapa orang lain mampu tetapi anda tidak. semua manusia dilahirkan sama bukankah itu menandakan anda sama dengannya.
Bercerminlah.....
jangan takut karena kelemahan karena dengannya anda akan mendapat kesuksesan.

Saya
oleh Sakadang Kuya pada 12 Agustus 2011 pukul 5:00 ·

Saya  tidak akan pernah munder setelah mengibarkan bendra.bwedirilh berbris bersamaku... .!!
Kami minta solusi bukan hanya kritik yang  anak kecil juga bisa  melakukanya. . .
Kenapa manusia harus lupa manisnya madu saat disengat lebah. . . ,saya buktikan tau rasa. Selamat menikmati

Sadar
oleh Sakadang Kuya pada 15 Agustus 2011 pukul 6:23 ·

Saat semua yang kamu sayangi tiada. .saat semua  milikmu yg berarti telah pergi. .semuanya kau anggap takan kembali dan kau lupa diri. . .maka anda akn kehilngan diri anda. . dan setelahnya barulah sadar bahwa diri anda lebih berarti dari segalanya.  Maka  sadarlah sebelum semuanya  tiada.

Aqu
oleh Sakadang Kuya pada 17 Agustus 2011 pukul 5:00 ·

Aku bukan lilin yang bias  berkorban demi orang lain dengan mengorbankan dirinya. . . aku juga bukan api  yang menerangi banyak orang tapi semua org menjauhinya. .. atau bahkan menjadi air yang dicari saat dibutuhkan saja.
Mana yang hruz kuperankan antara hati dan akal saat dtng amarah dan kekesalan.

Karnaval
oleh Sakadang Kuya pada 22 Agustus 2011 pukul 19:23 ·

Ragam propesi diperankan anak-anak  Pestra 2 (Pesantren Ramadhan 2). Dari pengemis, pereman, petani, pejabat negra, pengusaha, kiyai, dokter, perawat, pasien dll
Pesan tersampaikan, apapun propesimu bertakwalah kepada  tuhanmu. .jadi pengemis/pereman jadilah yang bertakwa. . jadi dokter/pejabat negra  jadilah yang bertakwa.

Menghayal
oleh Sakadang Kuya pada 22 Agustus 2011 pukul 19:36 ·

Robbana atina. . . . ''doa sapu jagat''
 Maka carilah dunia karena akan menolongmu tapi  jangan jadikan ia raja karena akan menjerumuskanmu. 
Mernung setelah menonton bola. Dan ternyata dunia itu tak lebih dari sebuah bola.

Harta
oleh Sakadang Kuya pada 23 Agustus 2011 pukul 14:26 ·

Buat apa mengumpulkan harta jika untuk pengobatan penyakit di masa yang akan datang. ., Banting tulang itu  bagus tapi hati-hati tulang akan dimakan rayap. .
Maka ukir hari ini, jadikan masa lalu yang lebih  indah dan mencerahkan masa depanmu. . .
Shalat dan dzikir adalah bagian dari waktu istirahat dalam kerjamu.

Keluarga
oleh Sakadang Kuya pada 24 Agustus 2011 pukul 1:03 ·

Orang sinting yang bilang keluarga tak penting.
Orang gila yang bilang keluarga tak berharga.
Jangan menunggu mati tuk rasakan keluarg itu sangat berarti.
Keluarga tempat berlindung suka & duka. .
Keluarga adalah kehidupan. . .
Harta yang paling berharga adalah keluarga. . 

Baca seLengkapnya

Sulit_mudah
oleh Sakadang Kuya pada 24 Agustus 2011 pukul 3:43 ·

'Ada kemudahan dalam kesulitan'
Sering terlupakan bahwa dalam kemudahan itu juga ada cobaan. .
Orang belum pintar sering diuji dengan ketidak mampuannya &
Orang pintar diuji dengan kemalasannya. .
Tapi ujian itu berada dibawah potensimu.
Ubah sekarang  atau waktu yang akan merubahmu.
_Renungan smbil ngala kacang.

Bismi
oleh Sakadang Kuya pada 24 Agustus 2011 pukul 7:00 ·

Takan ada perubahan tanpa perkumpulan. . .
Yang terpenting bagi saya bukan siapa saya tapi bagaimana saya untuk umat. . . . .
'entah tidak tahu bagimana dengan  anda!!'
Hidup, hidupilah umat bukan mencari hidup dari umat. . 


Kiayiku
oleh Sakadang Kuya pada 24 Agustus 2011 pukul 15:46 ·

Kyaiku bilang "mencari dunia saja hanyalah penyesalan."
Mengambilnya sedikit anda akan menyesal karena terlalu sedikit.
Mengambilnya banyak, anda pun akan menyesal karena kurang banyak. . .
Bertawakup&brsyukurlah dengan yang kau miliki hari ini.
Jam dinding menasihatiku untuk terus melangkah. 

Mudah. . . .
oleh Sakadang Kuya pada 25 Agustus 2011 pukul 6:27 ·

Tuhan tak untung jika kau bribadah dan tak rugi jika kau maksiat. . .lakukanlah apa yg kau mau sesuka hatimu. .-1 petunjuk darinya. ,'yang kau petik adalah yg kau tanam'
 Silahkan.


Jaga hatimu
oleh Sakadang Kuya pada 25 Agustus 2011 pukul 8:45 ·

Menjaga hati dari suudzon itu ibarat menaruh sepotong daging dihadapan harimau yg kelaparan.  Suudzon membuat tajam alur anda terhadap segala perbuatan orang lain.
Namun Kepekaan dan kekritisan anda sering tak terkontrol. . sehingga senang menyinggung dan anda mudah trsinggung. . . . 

Sabtu, 28 Januari 2012

PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF ISLAM


Oleh : Asep Hasan Muhidin

Karakter adalah suatu tabiat atau kebiasaan. Dalam psikologi, karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. Karena itu, jika pengetahuan mengenai karakter seseorang itu dapat diketahui, maka dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu.
Dilihat dari sudut pengertian, ternyata karakter dan akhlak tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Karena akhlak adalah suatu sifat yang tertanam  dalam jiwa yg daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah, dan  tidak memerlukan pertimbangan pikiran lebih dulu (Imam Al Ghazali). Sedangkan menurut Prof Dr Ahmad Amin memberikan definisi bahwa akhlak ialah Adatul iradah/ kehendak yg dibiasakan artinya bahwa  bila kehendak itu dibiasakan maka kebiasaan itu dinamakan akhlak. Dengan demikian Karakter atau akhlak Keduanya didefinisikan sebagai suatu tindakan yang terjadi tanpa ada lagi pemikiran karena sudah tertanam dalam pikiran, dan dengan kata lain, keduanya dapat disebut dengan kebiasaan.
Individu muslim dapat dikatakan berkarakter baik atau unggul jika ia selalu berusaha melakukan hal-hal yang  terbaik terhadap Allah SWT, dirinya,  sesama, lingkungan, bangsa dan negara serta dunia internasional pada umumnya dengan mengoptimalkan potensi (pengetahuan) dirinya dan disertai dengan kesadaran, emosi dan motivasinya (perasaannya).  Hal ini bias terwujud jika individu tersebut mengikuti pendidikan penanaman nilai-nilai karakter yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut.
Pendidikan karakter berpijak dari karakter dasar manusia, yang bersumber dari nilai moral berdasarkan  agama sehingga pendidikan ini memiliki tujuan yang pasti yaitu keyakinan yang kuat dan pengamalan sebagai bentuk nilai maksimal dari ranah psikomotor.
Dalam analogi sederhananya mengenai pendidikan yang bertujuan jelas dan tidak adalah seperti halnya dua tanaman yang saya temukan di pegunungan curug Cujalu yaitu tanaman yang layu hampir kering dan tanaman yang sehat menjulang tinggi. Tanaman yang layu dan hampir kering merupakan ibarat hidup manusia yang menjalani hidupnya tanpa tujuan dan tanpa harapan. Setiap yang ia pikirkan hanyalah bagaimana mencukupi kebutuhan sehari – hari dengan seringkali mengeluh akan nasib yang ia terima. Tanaman yang tumbuh segar merupakan perumpamaan dari seorang yang hidupnya penuh semangat karena ia memiliki impian, cita–cita, dan harapan sehingga hidupnya memang terlihat lebih hidup. Inilah yang menjadi tujuan utama pendidikan yaitu mencetak individu menjadi manusia yang memiliki impian tujuan dan harapan yang terukur sehingga mampu mewujudkannya.

“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (An-Nahl: 11)

Inilah yang paling menarik untuk direnungkan selanjutnya dari sebatang pohon. Pohon memiliki karakter kuat yang patut untuk di contoh oleh umat manusia dengan segala keterbatasannya ia tumbuh selalu menuju ke titik cahaya. Saat tumbang karena terpaan angin dan masih diberi kesempatan tumbuh maka ia tumbuh menuju cahaya. Jika Doni Koesoema A sebagai Direktur Pendidikan Karakter mengungkapkan  tiga matra pendidikan karakter yang menjadi dasar bagi pengembangan pendidikan karakter utuh dan menyeluruh, yaitu matra individual, matra sosial, dan matra moral maka pohonlah yang menjawabnya.

“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Ali Imran: 191)

Pertama pohon menjawab matra individual bahwa pohon mampu menegakan dirinya untuk tumbuh tanpa ketergantungan dirinya pada yang lain, ini karena ia selalu berada dala posisi mengarah dan menuju cahaya. Jika hal ini dicontoh oleh manusia dalam membangun karakternya untuk selalu menuju cahaya ilahi dan berada dalam cahaya keimanan maka ia akan lebih sempurna dari pada pohon. Dengan demikian setiap individu akan memiliki pengetahuan tentang potensi dirinya, yang ditandai dengan nilai-nilai seperti  percaya diri, bertanggung jawab, analitis, kreatif dan inovatif, mandiri, hidup sehat, sabar, dapat dipercaya, jujur, dan selalu berfikir positif.
Kedua matra sosial, digambarkan pohon dalam penyimpanan air dalam akar-akarnya dengan demikian telah terjadi penghematan air yang mungkin akan menjadi bencana bagi makhluk yang lain. Jiwa sosial inilah yang semestinya menjadi karakter individu muslim yaitu berbudi pekerti baik antar sesama. Individu yang berbudi pekerti adalah seseorang yang berusaha melakukan hal-hal yang terbaik pada saat ini, baik terhadap Allah SWT, dirinya, sesama, dan  lingkungan dengan mengoptimalkan potensi (pengetahuan) dirinya dan disertai dengan kesadaran, emosi dan motivasinya (perasaannya).
 Ketiga matra moral, kini pohon kelapa yang tumbuh di bagian panggal air terjun Cijalulah yang menjawabnya berapa banyak orang yang memuji pohon kelapa sebagai lambang keindahan dan kebijaksanaan bahkan ada yang mengabadikannya dalam lagu Rayuan Pulau Kelapa yang menggambarkan keindahan negara Indonesia yang elok dan dicintai oleh bangsanya. Dari renungan ini menggambarkan suatu organisme atau makhluk hidup yang tangguh dan eksis dalam kondisi lingkungan yang minim. kelapa berguna bagi makhluk hidup lain mulai akar sampai buahnya. Seandainya karakter ini sanggup dijalani manusia dalam kehidupannya dia akan menjadi manusia yang tegar, kokoh, dan tidak terombang-ambing oleh arus kebusukan sosial. Meskipun hidup dalam kekurangan, dia mampu berusaha untuk menyambung hidup dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Karena semua manusia itu di ciptakan dalam keadaan sempurna jika tidak maka cara pandang manusialah yang tidak sempurna.
Dari uraian matra moral yang di analaogikan melalui pohon kelapa ini menekankan pada penanaman nilai-nilai karakter syukur sehingga mampu menjadi individu siap pakai dimana dan kapan saja. Siap mental dan tahan dari segala cobaan dan hantaman berbagai permasalah hidup yang akan selalu mengiringinya.  
Kita dapat merenungi sejenak tentang surat An-Nahl: 11 di atas, yaitu tentang pohon kurma. Kurma tumbuh dari biji yang sangat kecil (ukuran biji tidak lebih dari 1 cm3). Dari biji ini tumbuh sebatang pohon dengan panjang mencapai 4-5 m dan beratnya bisa mencapai ratusan kilo gram. Satu hal yang diperlukan biji tersebut untuk dapat mengangkat beban yang berat ini adalah tanah di mana ia tumbuh.
Bagaimana sebutir biji mengetahui cara membentuk sebuah pohon? Bagaimana biji tersebut “berpikir” untuk melebur dengan senyawa tertentu di dalam tanah untuk menciptakan kayu? Bagaimana dia meramalkan bentuk dan struktur yang dibutuhkan? Pertanyaan terakhir ini sangat penting karena ia bukanlah sebatang pohon sederhana yang keluar dari sebutir biji. Dia adalah organisme hidup yang kompleks dengan akar untuk menyerap zat-zat dari dalam tanah, dengan urat dan cabang-cabang yang diatur dengan sempurna. Seorang manusia akan menemui kesulitan untuk menggambarkan dengan tepat sebuah bentuk pohon, ketika secara kontras sebutir biji yang sederhana dapat menghasilkan sebuah benda yang kompleks hanya dengan menggunakan zat-zat yang ada di dalam tanah. Dan ini jawabannya ini adalah rahasia tuhan yang akan menjadi pendidikan bagi manusia.
Dengan demikian untuk mendasari kebehasilan pendidikan karakter yang menjadi trend masa kini adalah dengan :
1.      Menanamkan nilai-nilai Ketauhidan terhadap Allah dengan meyakini sifat-sifatnya tidak ada sekutu dan yang mampu menandingi kekuasaannya serta berpegang tugah pada kalamnya (Alquran).
Dalam alquran luqmanul hakim menerapan pendidikan karakter terhadap anaknya, yang artinya :
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.(Luqman : 13)"
2.      Membina budi pekerti/ perangai terpuji sejak dini. Sebagai mana firman Allah SWT:
(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui (Lukman:16).
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Lukman:18).
3.      Menumbuhkan rasa syukur pada setiap takdir ketentuan Allah SWT.
Sebagaiman firman Allah SWT yang artinya:
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.(Luqman : 12)"
4.      Menegakan shalat dan Amar ma’ruf nahi munkar sebagai bentuk ibadah dan implementasi keimanan.
Konteks ini dijelaskan dalam alquran surat 31:17 yang artinya Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Wallohu’alam